Kebocoran Pipa di Terminal BBM Tuban, Warga Panik dan Mengungsi.

- Kontributor

Selasa, 11 Juni 2024 - 14:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN-RADARPANTURA.COM_Akibat bau Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite/Pertamax tercium menyengat di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Warga sekitar lokasi panik pada Senin 10 Juni 2024.

Mereka kemudian sampai mengungsi, setelah dikabarkan adanya kebocoran pipa di Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Tuban, tepatnya pada pukul 02.00 WIB dini hari.

PT Pertamina Patra Niaga mengetahui informasi pipa bocor tersebut dengan cepat menanganinya dan mengimbau warga kendati jaraknya cukup jauh dari TBBM Tuban untuk mengungsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, pihak Pertamina melakukan penanganan pipa bocor.

Area Manager Communication, Relation & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan, langkah pertama yang diambil adalah memastikan dinding pengamanan dapat mengatasi rembesan agar tidak meluber.

“Selain itu, penanganan dilakukan dengan mengerahkan vacuum truk dan oil absorbant untuk menangani minyak yang keluar dengan cepat,” katanya katanya dalam keterangan, Senin 10 Juni 2024.

Ahad menyatakan bahwa kondisi sudah membaik dan penyebab kebocoran masih dalam investigasi.

“Beberapa warga telah kembali ke rumah dan penyaluran BBM ke masyarakat Tuban dan sekitarnya tetap normal dengan stok yang aman,” ucapnya.

Mereka terbangun dari tidurnya sekitar pukul 02.00 Wib. Warga mengira ada BBM dari truk yang tumpah dan menimbulkan bau. Namun, setelah membuka grup WA, bau diduga berasal dari lokasi Terminal BBM (TBBM) Tuban.

Seorang warga, Titi (31) mengungkapkan awal dirinya dan keluarga mengungsi setelah mencium bau menyengat.

“Selain bau kondisi jalanan kampung juga diselimuti kabut. Warga panik, jarak pandang terbatas,” kata Titi kepada wartawan.

Grup WA warga dan kades juga menginformasikan agar warga mengungsi dahulu.

Adapun pengungsian digelar di sekitar Lapangan Purworejo, Kecamatan Jenu sekitar pukul 03.30-04.00 WIB hingga kembali setelah pihak Pertamina menangani kebocoran pipa tersebut. (SLM)

Berita Terkait

Ajak Jaga Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa Migas, EMCL Gelar Sosialisasi

Berita Terkait

Selasa, 2 Juli 2024 - 03:32

Proses SBU SKK di LPJK Kementerian PUPR Terhenti, Berdampak Signifikan Pada Pelaku Usaha Jasa Konstruksi

Selasa, 2 Juli 2024 - 02:18

Peretasan Data PDN di BSSN, Pelaku Sektor Jasa Konstruksi di Indonesia Terdampak

Senin, 15 Januari 2024 - 05:59

Gus Syaikhul Pastikan Ponpes Bumi Shalawat dan Gus Ali Dukung AMIN

Senin, 15 Januari 2024 - 02:03

Luruk Kantor Perusahaan, Ratusan Buruh Tuban Minta Tunggakan Gaji Dibayar.

Sabtu, 2 Desember 2023 - 02:27

Tolak UMK 2024 Usulan Apindo Bojonegoro, Sarbumusi : Tidak Menghargai Keringat Buruh

Sabtu, 2 Desember 2023 - 02:17

Buruh Bojonegoro Kecewa,UMK Bojonegoro 2024 Ditetapkan Lebih Rendah dari Usulan.

Senin, 6 November 2023 - 11:43

Takut Diboikot, Grab Indonesia Sebut Sudah Sumbang Rp 3,5 Miliar ke Palestina

Berita Terbaru