Tolak UMK 2024 Usulan Apindo Bojonegoro, Sarbumusi : Tidak Menghargai Keringat Buruh

- Kontributor

Sabtu, 2 Desember 2023 - 02:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC Sarbumusi Bojonegoro Amrozi.(ist)

Ketua DPC Sarbumusi Bojonegoro Amrozi.(ist)

Bojonegoro – Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Bojonegoro, Jawa Timur menyatakan usulan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menaikan upah minimum kabupaten (UMK) Bojonegoro tahun 2024 sebesar Rp 109.875 tidak adil. Sebab, saat ini kebutuhan pokok dan harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan.

Ketua DPC Sarbumusi Bojonegoro Amrozi mengatakan, usulan kenaikan UMK Bojonegoro oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bojonegoro sebesar Rp 109.875 dirasa tidak adil.

“Apalagi harga kebutuhan pokok saat ini sudah sangat tinggi. Misalnya beras sudah mencapai Rp 13.000,” katanya, Jumat (24/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Amrozi, buruh harus mendapatkan upah yang layak, agar daya beli mereka tidak rendah. Sehingga, jika buruh menerima upah layak pasti akan berpengaruh pada perekonomian masyarakat di tingkat bawah.

Sekretaris Majelis Alumni IPNU Bojonegoro ini mengatakan, UMK Bojonegoro pada tahun 2024 harusnya dinaikkan sebesar Rp 341.850 atau menjadi sebesar Rp. 2.620.850. Termasuk saat melakukan pembahasan UMK semua pihak harus dilibatkan.

“Jadi jangan hanya Apindo Bojonegoro yang dilibatkan dalam penetapan usulan upah ini. Padahal, banyak asosiasi pengusaha lainnya,” katanya.

Karena itu, Sarbumusi Bojonegoro berharap pada dewan pengupahan kabupaten agar lebih bijak dalam penentuan penetapan upah.

“Usulan sebaiknya dikaji kembali, sebagai daerah dengan APBD tertinggi, masak UMK nomor 19, masih kalah dengan Tuban dan Lamongan,” katanya.

Ketua Apindo Bojonegoro Sriyadi Purnomo sebelumnya mengatakan, usulan kenaikan UMK Bojonegoro tahun 2024 masih belum final karena menunggu keputusan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

“Selain menunggu keputusan Gubernur, para pengusaha juga menunggu keputusan final UMK yang akan dibahas di Malang tanggal 26 hingga 28 November 2024 mendatang,” ujarnya.

Berita Terkait

Gus Syaikhul Pastikan Ponpes Bumi Shalawat dan Gus Ali Dukung AMIN
Luruk Kantor Perusahaan, Ratusan Buruh Tuban Minta Tunggakan Gaji Dibayar.
Buruh Bojonegoro Kecewa,UMK Bojonegoro 2024 Ditetapkan Lebih Rendah dari Usulan.
Takut Diboikot, Grab Indonesia Sebut Sudah Sumbang Rp 3,5 Miliar ke Palestina

Berita Terkait

Senin, 15 Januari 2024 - 05:59

Gus Syaikhul Pastikan Ponpes Bumi Shalawat dan Gus Ali Dukung AMIN

Senin, 15 Januari 2024 - 02:03

Luruk Kantor Perusahaan, Ratusan Buruh Tuban Minta Tunggakan Gaji Dibayar.

Sabtu, 2 Desember 2023 - 02:27

Tolak UMK 2024 Usulan Apindo Bojonegoro, Sarbumusi : Tidak Menghargai Keringat Buruh

Senin, 6 November 2023 - 11:43

Takut Diboikot, Grab Indonesia Sebut Sudah Sumbang Rp 3,5 Miliar ke Palestina

Berita Terbaru

Pesemaian padi berumur satu bulan ini terlihat menguning bahkan pucuk daunnya sudah kecoklatan dan mengering. (FOTO : HANIF AZHAR

PERTANIAN

Kemarau Panjang, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Des 2023 - 04:18